Materi TIU β Deret Angka & Pola Bilangan (Trik Cepat)
Subtes: TIU (Tes Intelegensia Umum) Β· bagian numerik Β· 35 soal Β· skor maksimal 175. Deret angka adalah soal di mana kamu diberi rangkaian bilangan dan diminta menebak angka berikutnya (atau yang hilang di tengah). Kuncinya: mengenali pola secepat mungkin, karena numerik adalah bagian TIU yang paling boros waktu.
Baca dulu strategi TIU secara umum untuk memahami alokasi waktu, lalu cek target ambang batas skor TIU (acuan 80 untuk CPNS 2024, tidak resmi untuk 2026).
Cara Kerja: Cek Selisih Antar Angka Lebih Dulu
Langkah pertama selalu sama: hitung selisih (atau rasio) antar angka yang berurutan. Dari situ pola biasanya langsung terlihat. Periksa secara sistematis dari yang paling sederhana:
- Selisih tetap (barisan aritmetika)?
- Selisih yang bertambah teratur (bertingkat)?
- Rasio tetap (barisan geometri/perkalian)?
- Pola kuadrat atau pangkat?
- Dua pola selang-seling?
- Kombinasi operasi?
Jenis-Jenis Pola Deret
| Jenis pola |
Ciri |
Contoh |
| Aritmetika (selisih tetap) |
+/β angka yang sama |
2, 5, 8, 11, 14 (+3) |
| Bertingkat |
selisih naik teratur |
3, 4, 6, 9, 13 (+1, +2, +3, +4) |
| Geometri (rasio tetap) |
dikali angka yang sama |
3, 6, 12, 24, 48 (Γ2) |
| Kuadrat |
pola bilangan kuadrat |
1, 4, 9, 16, 25 (1Β², 2Β², 3Β²β¦) |
| Fibonacci |
angka = jumlah dua sebelumnya |
1, 1, 2, 3, 5, 8, 13 |
| Selang-seling (larik ganda) |
dua pola berselang |
1, 10, 2, 20, 3, 30 |
| Kombinasi (Γlalu +) |
dua operasi bergantian |
2, 5, 11, 23 (Γ2 lalu +1) |
Trik Cepat Mengenali Pola
- Pola selang-seling paling sering menjebak. Kalau selisihnya naik-turun tidak beraturan, coba pisahkan: angka ke-1, ke-3, ke-5 satu kelompok; angka ke-2, ke-4, ke-6 kelompok lain. Sering kali masing-masing punya pola sendiri.
- Angka melompat jauh (misalnya 2 β 6 β 24 β 120) sinyal kuat adanya perkalian atau bahkan perkalian bertingkat (Γ2, Γ3, Γ4β¦).
- Angka naik-turun (besar-kecil bergantian) hampir pasti dua larik selang-seling.
- Kombinasi operasi: jika satu operasi tidak konsisten, coba dua operasi bergantian, misalnya "Γ2 lalu +1".
- Kalau macet lebih dari ~1,5 menit, tandai dan lewati β jangan korbankan soal mudah lain demi satu deret sulit.
Contoh Soal & Pembahasan
Contoh 1 β Bertingkat
Q: 3, 4, 6, 9, 13, 18, β¦ ?
A: 24. Pembahasan: selisihnya +1, +2, +3, +4, +5 β berikutnya +6, jadi 18 + 6 = 24.
Contoh 2 β Selang-seling
Q: 1, 10, 3, 20, 5, 30, 7, β¦ ?
A: 40. Pembahasan: larik ganjil (1, 3, 5, 7) naik +2; larik genap (10, 20, 30, 40) naik +10. Angka berikutnya mengikuti larik genap β 40.
Contoh 3 β Kombinasi Operasi
Q: 2, 5, 11, 23, 47, β¦ ?
A: 95. Pembahasan: polanya "Γ2 lalu +1" β 2Γ2+1=5, 5Γ2+1=11, 11Γ2+1=23, 23Γ2+1=47, 47Γ2+1=95.
Contoh 4 β Fibonacci
Q: 2, 3, 5, 8, 13, β¦ ?
A: 21. Pembahasan: setiap angka = jumlah dua angka sebelumnya (8 + 13 = 21).
Jebakan yang Sering Terjadi
- Menyerah terlalu cepat sebelum mengecek pola selang-seling. Banyak deret yang "aneh" ternyata hanya dua larik sederhana.
- Mengira semua pola aritmetika. Kalau selisih tidak tetap, segera cek rasio atau kombinasi.
- Salah hitung karena buru-buru. Selalu verifikasi pola dengan mengujinya ke seluruh angka yang sudah ada, bukan hanya dua angka terakhir.
- Boros waktu. Deret sulit tidak lebih berharga dari deret mudah β sama-sama +5. Prioritaskan yang cepat.
Rencana Latihan
- Hafalkan bilangan kuadrat 1β20 dan perkalian dasar agar pengenalan pola makin cepat.
- Latih memisahkan larik selang-seling sebagai refleks pertama saat pola tidak langsung terlihat.
- Kerjakan simulasi CAT bertimer untuk membangun kecepatan.
- Lengkapi materi verbal dengan silogisme & penalaran logis dan analogi & hubungan kata.
- Ulangi rumus cepat lewat rangkuman dan susun ritme belajar sesuai jadwal seleksi.
Deret angka sebenarnya "gratis" begitu kamu hafal pola-pola dasarnya. Latihan harian jauh lebih efektif membentuk refleks daripada menghafal semalam sebelum ujian.