TIU (Tes Intelegensia Umum) mengukur kemampuan verbal (sinonim, antonim, analogi), numerik (deret angka, aritmetika, soal cerita), serta penalaran logis-analitis (silogisme, urutan, posisi). Di SKD, TIU berisi 35 soal (skor maksimal 175), benar +5 dan salah/kosong 0. Ambang batas jalur umum acuan 2024: 80. Berikut contoh soal TIU beserta pembahasan langkah demi langkah.
Menampilkan 12 contoh soal TIU pilihan (gratis). Bank soal lengkap ada di Latihan. Pelajari juga materi TIU.
Soal 1TIU · Verbal
Lima kota — K, L, M, N, O — dikunjungi berurutan dalam satu perjalanan. M dikunjungi tepat setelah K. O dikunjungi pertama. L dikunjungi setelah M tetapi bukan terakhir. Urutan kunjungan dari pertama ke terakhir adalah …
A.O, L, K, M, N
B.O, K, L, M, N
C.O, K, M, L, N
D.O, K, M, N, L
E.O, M, K, L, N
Kunci jawaban: C
Pembahasan: O pertama (posisi 1). 'M tepat setelah K' → pasangan berurutan K,M. Karena posisi 1 sudah O, blok K,M menempati (2,3) atau (3,4). L harus setelah M dan bukan terakhir → L tidak di posisi 5. Coba K,M di (2,3): sisa L,N untuk posisi 4,5 dengan L setelah M dan L bukan terakhir → L di 4, N di 5. Hasil: O, K, M, L, N — memenuhi semua syarat. (K,M di (3,4) memaksa L di 5, melanggar 'L bukan terakhir', jadi tidak sah.) Solusi unik: O, K, M, L, N.
Jebakan: Menaruh L sebagai kota terakhir; syarat 'L bukan terakhir' justru memaksa N menempati posisi ke-5.
Soal 2TIU · Analitis
Enam peserta — J, K, L, M, N, O — duduk mengelilingi meja bundar menghadap pusat pada enam kursi berjarak sama. J duduk tepat berhadapan dengan M. K duduk tepat di sebelah kiri J. L duduk tepat di sebelah kanan J. N duduk tepat di sebelah kiri M. Siapa yang duduk tepat berhadapan dengan L?
A.K
B.M
C.N
D.O
E.J
Kunci jawaban: D
Pembahasan: Nomori kursi 1–6 searah jarum jam; yang berhadapan berjarak tiga kursi. Semua menghadap pusat, sehingga 'sebelah kanan' seseorang adalah kursi berikutnya searah jarum jam, dan 'sebelah kiri' adalah kursi sebelumnya. Tetapkan J di kursi 1 → M berhadapan di kursi 4. K di kiri J → kursi 6; L di kanan J → kursi 2. N di kiri M (kursi 4) → kursi 3. Sisa kursi 5 untuk O. Susunan tunggal: 1=J, 2=L, 3=N, 4=M, 5=O, 6=K. Yang berhadapan dengan L (kursi 2) adalah kursi 5, yaitu O.
Jebakan: Jebakan: menebak K atau J (tetangga L). Yang berhadapan dengan L berjarak tiga kursi.
Soal 3TIU · Numerik
Perhatikan deret: 3, 10, 6, 20, 12, 40, 24, … Dua bilangan berikutnya adalah …
A.60 dan 48
B.48 dan 80
C.80 dan 48
D.80 dan 60
E.48 dan 96
Kunci jawaban: C
Pembahasan: Ada dua sub-deret berselang, masing-masing dikali 2. Suku ganjil (posisi 1,3,5,7): 3, 6, 12, 24 → ×2, berikutnya 48. Suku genap (posisi 2,4,6): 10, 20, 40 → ×2, berikutnya 80. Karena suku terakhir yang tampil (24) adalah sub-deret ganjil, dua bilangan berikutnya adalah suku genap 80 dulu, lalu suku ganjil 48 → '80 dan 48'.
Jebakan: Jebakan: membalik menjadi '48 dan 80'; setelah 24 (sub-ganjil), yang giliran muncul lebih dulu adalah sub-genap (80), baru kemudian 48.
Soal 4TIU · Verbal
Semua pegawai yang lulus uji kompetensi memperoleh sertifikat digital. Tidak ada pemilik sertifikat digital yang dikenai sanksi administratif. Simpulan yang PASTI benar adalah …
A.Sebagian pegawai yang lulus uji kompetensi dikenai sanksi administratif
B.Tidak ada pegawai yang lulus uji kompetensi dikenai sanksi administratif
C.Semua pemilik sertifikat digital lulus uji kompetensi
D.Semua yang dikenai sanksi administratif tidak lulus uji kompetensi
E.Sebagian pemilik sertifikat digital dikenai sanksi administratif
Kunci jawaban: B
Pembahasan: Premis 1: {pegawai lulus uji kompetensi} ⊂ {pemilik sertifikat digital}. Premis 2: {pemilik sertifikat digital} ∩ {dikenai sanksi administratif} = ∅. Karena setiap pegawai yang lulus pasti memiliki sertifikat digital, dan tak satu pun pemilik sertifikat digital dikenai sanksi, maka tidak ada pegawai yang lulus uji kompetensi dikenai sanksi administratif (silogisme negatif yang sah).
Jebakan: Pilihan A bertentangan langsung dengan simpulan; C membalik arah keanggotaan (konvers tak sah) dan D melompat ke kelompok 'semua yang disanksi' yang tak dijamin premis. Rantai negatif hanya mengizinkan kesimpulan B.
Soal 5TIU · Numerik
Perhatikan deret berselang: 5, 8, 10, 16, 15, 32, 20, … Dua bilangan berikutnya adalah …
A.25 dan 40
B.64 dan 25
C.25 dan 64
D.40 dan 25
E.64 dan 40
Kunci jawaban: B
Pembahasan: Ada dua sub-deret berselang. Suku ganjil (posisi 1,3,5,7): 5, 10, 15, 20 → bertambah 5, berikutnya 25. Suku genap (posisi 2,4,6): 8, 16, 32 → dikali 2, berikutnya 64. Karena angka ke-8 (20) adalah suku ganjil terakhir yang tampil, dua bilangan berikutnya adalah suku genap 64 lalu suku ganjil 25 → '64 dan 25'.
Jebakan: Jebakannya adalah membalik urutan menjadi '25 dan 64'; padahal setelah 20 (sub-deret +5), yang muncul lebih dulu adalah sub-deret ×2 (menghasilkan 64), baru kemudian 25.
Soal 6TIU · Verbal
Semua dokter memakai jas putih saat bertugas. Sebagian yang memakai jas putih adalah peneliti. Simpulan yang PASTI benar adalah …
A.Semua dokter adalah peneliti
B.Sebagian peneliti memakai jas putih
C.Semua peneliti adalah dokter
D.Sebagian dokter adalah peneliti
E.Tidak ada peneliti yang memakai jas putih
Kunci jawaban: B
Pembahasan: Premis 2 menyatakan 'sebagian pemakai jas putih adalah peneliti' — ini setara dengan 'sebagian peneliti (yang termasuk kelompok itu) memakai jas putih' (konversi pernyataan 'sebagian' tetap valid). Kita tidak bisa memastikan hubungan dokter–peneliti karena himpunan peneliti hanya beririsan sebagian dengan pemakai jas putih, dan tidak diketahui apakah irisan itu berisi dokter.
Jebakan: Pilihan A, C, dan D adalah overgeneralisasi: dari 'sebagian' tidak boleh disimpulkan 'semua', dan irisan dokter–peneliti tidak dijamin ada.
Soal 7TIU · Numerik
Seorang pengendara menempuh perjalanan pergi dengan kecepatan 60 km/jam dan kembali melalui jalur yang sama dengan kecepatan 40 km/jam. Berapa kecepatan rata-rata untuk seluruh perjalanan (pergi–pulang)?
A.48 km/jam
B.50 km/jam
C.52 km/jam
D.55 km/jam
E.45 km/jam
Kunci jawaban: A
Pembahasan: Kecepatan rata-rata = total jarak ÷ total waktu, bukan rata-rata biasa. Misal jarak satu arah d. Waktu pergi = d/60, pulang = d/40. Total jarak = 2d; total waktu = d/60 + d/40 = 2d/120 + 3d/120 = 5d/120 = d/24. Kecepatan rata-rata = 2d ÷ (d/24) = 48 km/jam.
Jebakan: Mengambil mean aritmetika (60 + 40)/2 = 50 km/jam — SALAH. Untuk jarak sama, gunakan rata-rata harmonik = 2·60·40/(60+40) = 48.
Soal 8TIU · Verbal
Semua ikan bernapas dengan insang. Sebagian hewan yang bernapas dengan insang hidup di air tawar. Simpulan yang PASTI benar adalah …
A.Semua ikan hidup di air tawar
B.Sebagian ikan hidup di air tawar
C.Sebagian hewan yang bernapas dengan insang adalah ikan
D.Semua hewan air tawar bernapas dengan insang
E.Tidak ada ikan yang hidup di air tawar
Kunci jawaban: C
Pembahasan: Premis 1: ikan ⊂ {bernapas dengan insang} — jadi setiap ikan adalah hewan berinsang, sehingga 'sebagian hewan berinsang adalah ikan' pasti benar (karena kelompok ikan tidak kosong dan seluruhnya termuat di kelompok berinsang). Premis 2 hanya menyatakan 'sebagian hewan berinsang hidup di air tawar' — irisan ini tidak dijamin memuat ikan, sehingga B tidak pasti.
Jebakan: Pilihan A dan B menggeneralisasi: irisan 'berinsang ∩ air tawar' bisa saja hanya berisi hewan berinsang non-ikan (mis. berudu), jadi hubungan ikan–air tawar tidak terjamin. Yang pasti hanya 'sebagian berinsang adalah ikan'.
Soal 9TIU · Numerik
Perhatikan deret: 7, 14, 12, 24, 22, 44, … Dua bilangan berikutnya adalah …
A.84 dan 42
B.46 dan 92
C.42 dan 84
D.88 dan 42
E.42 dan 88
Kunci jawaban: C
Pembahasan: Pola dua operasi berselang-seling: ×2 lalu −2. 7×2=14, 14−2=12, 12×2=24, 24−2=22, 22×2=44. Suku terakhir yang tampil (44) adalah hasil operasi ×2, sehingga giliran berikutnya −2 → 44−2=42, lalu ×2 → 42×2=84. Dua bilangan berikutnya adalah 42 dan 84.
Jebakan: Jebakan: menerapkan operasi yang salah giliran (mis. ×2 dulu dari 44 → 88). Setelah 44 (hasil ×2), operasi berikutnya adalah −2 → 42, baru kemudian ×2 → 84.
Soal 10TIU · Verbal
Semua produk bergaransi resmi memiliki nomor seri terdaftar. Tidak ada barang dengan nomor seri terdaftar yang dijual di pasar gelap. Simpulan yang PASTI benar adalah …
A.Sebagian produk bergaransi resmi dijual di pasar gelap
B.Tidak ada produk bergaransi resmi yang dijual di pasar gelap
C.Semua barang di pasar gelap bergaransi resmi
D.Semua barang bernomor seri terdaftar bergaransi resmi
E.Sebagian barang bernomor seri terdaftar dijual di pasar gelap
Kunci jawaban: B
Pembahasan: Premis 1: produk bergaransi resmi ⊂ {bernomor seri terdaftar}. Premis 2: {bernomor seri terdaftar} ∩ {dijual di pasar gelap} = ∅. Karena setiap produk bergaransi resmi bernomor seri terdaftar, dan tak satu pun barang bernomor seri terdaftar dijual di pasar gelap, maka tidak ada produk bergaransi resmi yang dijual di pasar gelap (silogisme negatif yang sah).
Jebakan: Pilihan A bertentangan langsung dengan simpulan; C dan D membalik arah keanggotaan (konvers tak sah). Rantai negatif hanya mengizinkan kesimpulan B.
Soal 11TIU · Analitis
Enam orang — P, Q, R, S, T, U — duduk mengelilingi meja bundar menghadap pusat, pada enam kursi berjarak sama. P duduk tepat berhadapan dengan S. Q duduk tepat di sebelah kanan P. R duduk tepat di sebelah kiri P. T duduk tepat di sebelah kanan S. Siapa yang duduk tepat berhadapan dengan Q?
A.P
B.R
C.S
D.T
E.U
Kunci jawaban: D
Pembahasan: Enam kursi melingkar (nomori 1–6 searah jarum jam); yang berhadapan berjarak tiga kursi. Semua menghadap pusat, sehingga 'sebelah kanan' seseorang adalah kursi berikutnya searah jarum jam. Tetapkan P di kursi 1 → S berhadapan di kursi 4. Q di kanan P → kursi 2; R di kiri P → kursi 6. T di kanan S (kursi 4) → kursi 5. Sisa kursi 3 untuk U. Susunan: 1=P, 2=Q, 3=U, 4=S, 5=T, 6=R. Berhadapan dengan Q (kursi 2) adalah kursi 5, yaitu T.
Jebakan: Jebakan: menebak S atau R. Yang berhadapan dengan Q berjarak tiga kursi (kursi 2 → kursi 5), dan kursi 5 ditempati T.
Soal 12TIU · Numerik
Perhatikan deret: 4, 5, 8, 13, 20, 29, … Bilangan berikutnya adalah …
A.38
B.40
C.41
D.42
E.45
Kunci jawaban: B
Pembahasan: Selisih antar suku adalah bilangan ganjil berurutan: 5−4=1, 8−5=3, 13−8=5, 20−13=7, 29−20=9, berikutnya +11 → 29+11=40. (Setara suku_n = n² + 3 untuk n mulai 1: 4,7,12,… bukan; verifikasi lewat selisih ganjil sudah cukup: hasil 40.)
Jebakan: Bila memaksakan selisih tetap +9, jawaban keliru jadi 38; polanya selisih ganjil naik 2 tiap langkah (1,3,5,7,9,11) sehingga hasilnya 40.
Ini baru contoh — latihan ribuan soal lengkap ada di dalam
Contoh di atas hanya sebagian kecil. Buka bank soal lengkap PejuangCPNS: ribuan soal SKD (TWK, TIU, TKP) dengan pembahasan, latihan per topik, dan tryout Simulasi CAT 110 soal yang menilai seperti ujian asli — lengkap dengan analisis kelemahanmu.
TIU mencakup tiga ranah: verbal (sinonim, antonim, analogi, pengelompokan kata), numerik (deret angka, aritmetika, soal cerita), dan logis-analitis (silogisme, urutan/posisi, penarikan kesimpulan).
Berapa jumlah soal dan ambang batas TIU?
TIU terdiri dari 35 soal dengan skor maksimal 175. Ambang batas jalur umum acuan 2024 adalah 80 (setara 16 soal benar); angka bisa berubah, cek pengumuman resmi BKN.
Bagaimana cara cepat mengerjakan TIU?
Kerjakan dulu soal yang polanya langsung terlihat (analogi, deret sederhana) untuk mengumpulkan poin, tandai soal numerik yang lama, dan kelola waktu karena TIU paling menyita waktu di antara ketiga subtes.