Soal perbandingan kuantitatif memberi dua nilai, P dan Q, lalu bertanya mana yang lebih besar. Kamu tidak dinilai dari ketelitian menghitung sampai desimal terakhir, tetapi dari kemampuan melihat hubungan keduanya. Opsi "tidak dapat ditentukan" adalah tempat jebakan terbanyak: kadang dipilih terlalu cepat, kadang dilupakan padahal itulah jawabannya.
Aturan
Tiga langkah:
- Sederhanakan P dan Q seperlunya. Ubah ke bentuk yang sama (pecahan, persen, atau pangkat dengan bilangan pokok sama). Berhenti begitu perbedaannya sudah terlihat.
- Bandingkan, jangan menghitung habis. Cari selisih (P − Q) atau rasio (P : Q). Kalau keduanya positif, rasio lebih dari 1 berarti P lebih besar.
- Kalau ada variabel, uji nilai ekstrem dari batasan soal. Untuk x > 0, coba bilangan kurang dari 1 dan lebih dari 1. Untuk bilangan bulat, coba negatif, nol (kalau boleh), dan positif. "Tidak dapat ditentukan" hanya benar kalau dua nilai yang sah memberi hubungan yang berbeda.
Pola yang sering muncul: x% dari y = y% dari x; aⁿ dibanding bᵐ dapat diselesaikan dengan menyamakan bilangan pokok; dan untuk 0 < x < 1 berlaku x² < x.
Sumber: Kisi-kisi TIU numerik (KepmenPANRB 321/2024); sifat urutan bilangan real
P = 40% dari 45. Q = 45% dari 40. Hubungan P dan Q yang benar adalah …
x adalah bilangan real dengan 0 < x < 1. P = x². Q = x. Hubungan P dan Q yang benar adalah …
x adalah bilangan bulat dan x ≠ 0. P = x³. Q = x². Hubungan P dan Q yang benar adalah …
Jebakan
Hanya mencoba bilangan positif yang besar. Banyak peserta mencoba x = 2 atau x = 10, melihat P > Q, lalu memilih A. Selalu cek batasan soal: kalau negatif, nol, atau pecahan diperbolehkan, cobalah juga. Sebaliknya, jangan memilih "tidak dapat ditentukan" untuk soal tanpa variabel. Dua bilangan tetap selalu bisa dibandingkan.
Inti untuk ujian
Sederhanakan, bandingkan tanpa menghitung habis, dan pilih "tidak dapat ditentukan" hanya bila dua nilai sah memberi hubungan berbeda.